PENGALAMAN HIDUP SEORANG SAHABAT

“Kisah sayang sahabat itu sama pentingnya dengan air putih karena tanpanya, hidupmu hanya akan bertahan 2×24 jam”

 

Kehilangan salah satu sahabat tercinta bukanlah perkara yang mudah.

Seperti halnya yang dialami Fachda, Syifa, Andini, Ida, Maya dan Dinda.

Banyak konflik-konflik yang harus mereka hadapi sepeninggalan Keke.

Mulai dari sibuknya kehidupan di SMA, hambatan jarak dan waktu untuk berkumpul, hingga timbulnya rasa suka yang terlarang.

 

 

 

ULANG TAHUN KE-16

“Sahabat yang baik sulit untuk ditemukan, lebih sulit unutk ditinggalkan, dan tidak mungkin untuk dilupakan”

 

Akankah ritual itu tetap ada, saat dia sudah tiada?

Canda dan tawa kami kembali terlintas malam ini

3 menit lagi menuju usianya yang ke-16…..

 

 

 

TAS PLASTIK TRANSPARAN

“Aku selalu terharu bila ada sahabatku yang terburu-buru mencuri waktu hanya untuk bertemu meski sekedar memelukku demi melepas rindu”

 

Tanpa perlu bicara, kami seperti mengetahui isi hati satu sama lain.

Ya, koneksi batin ini memang tidak dapat dipungkiri.

Entah betul atau tidak, bagiku sahabat adalah mukzizat dari Tuhan.

 

 

 

PREDIKSI ANDINI

“Semua orang mendengar apa yang kamu katakana. Teman memperhatikan apa yang kamu katakana. Teman terbaik memperhatikan apa yang tidak kamu katakan”

 

Syifa dan Andi??

Apa iya? Apa mungkin? Apa bisa?

Semua kata-kata itu berkecamuk di kepalaku.

Apa jadinya kalau itu benar-benar terjadi?

 

 

 

UNDANGAN KONSER

“Apabila bumi menjadikan bunga sebagai tanda kebahagiaannya, aku akan menjadikanmu karena kamu adalah sahabatku”

 

Menyenangkan sekali dapat melihat kebahagiaan sahabat.

Walau bukan aku yang menjadi sumber kebahagiaan itu.

 

 

 

MEREKA MULAI CURIGA

“Saat semua terasa terhambat, hanya sahabat yang tidak pernah menyumbat. Mereka datang seperti obat yang selalu membuat hidup kembali bersemangat”

 

Masih terbayang sosoknya yang duduk di kursi roda.

Air mata tak terbendung lagi saat itu…

Padahal kami harusnya mengumbar senyum ceria seiring gerakan-gerakan lincah itu.

Panggung impian tidak dapat kami rasakan bersama.

 

 

 

UTS

“Mata adalah jendela hati, tetapi hanya sahabat sejati yang mengerti apa yang sedang terjadi meski tersimpan jauh di dasar hati”

 

Ujian sekolah mulai menyita pikiranku.

Segala macam hal pun jadi terlupakan.

Sampai Syifa hadir dengan segala misteri, rasa penasaran pun timbul kembali…

 

 

 

NONA BELANDA

“Teman terbaik ada disaat yang paling sulit. Teman yang sulit menjadi baik, ada di saat yang tidak pernah sulit”

 

Akhirnya, kualihkan rasa penasaran itu ke hal yang lebih positif.

“Fotografi” hobi yang baru-baru ini aku dalami berhasil menepikan rasa itu.

Tidak sadar rasanya mengikuti semua kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan Fotografi.

 

 

 

CEMBURU BUTA

“Persahabatan sejati bukan berarti tidak pernah diuji. Cobaan datang untuk meyakinkan bahwa kita telah bersama sahabat yang tepat”

 

Sontak aku terkejut. Nama-nama orang terbaik di hidupku turut andil menyakiti salah satu sahabatku.

Peluk dan tangisan Ida membuat hatiku pilu.

Tuhan, apakah ini cobaan?

 

 

 

ES POTONG

“Persahabatan adalah anugerah yang tak tergantikan. Saudara belum tentu bisa menjadi sahabatmu, tetapi sahabat sudah pasti akan menjadi saudaramu”

 

Tiba juga hari ang kutunggu.

Kunjungan ke kota pemerintahan Jakarta zaman dulu, “KOTA TUA”

Banyak objek yang bisa kuabadikan, hatiku senang bukan main.

Namun tiba-tiba suasana hati itu berubah 360′

Ku tekan tombol capture dengan tangan bergetar.

Sosok perempuan dengan raut bahagia menyuapkan es potong ke laki-laki yang melindunginya dari terik matahari.

 

 

BRITANIA RAYA

“Sahabat itu seperti pelangi yang selalu dinanti karena hadirnya pasti menghiasi ruang hati”

 

Kapan pelangi itu hadir??

Mengapa hujan masih saja turun??

“Huft, suasana yang identik dengan hatiku!” ujarku sambil menatap salah satu brosur untuk pergi ke Inggris.

Ditanganku sudah ada hasil foto jepretanku. “Apakah dengan ini pelangi bisa muncul dihatiku?” ucapku dalam hati….

Iklan